Mar
25
2019

AC Milan Merayu UEFA Agar Tidak Dihukum Soal FFP

AC Milan yang bagaimana pun juga sudah berusaha untuk merayu UEFA atau mencari perhatiannya dengan adanya terkait sanksi yang mengakibatkan sebuah pelanggaran financial Fair Play(FFP), Selain dari itu juga milan yang juga tidak ingin sekali dilarang tampil yang akan segera di kompetisi Eropa pada nantinya.

selain dari itu juga Rossoneri yang juga sudah dinyatakan bersalah oleh UEFA dikarenkan ia telah melanggar atau membuat kesalahan yang selayaknya sudah di aturkan tapi malahan dia melanggar aturan FFP. namun akan tetapi mereka yang juga masih diberi waktu hingga akhir tahun 2020-2021 untuk bisa menyeimbangkan neraca keuangan agar bisa terhindar atau tidak melanggar lagi aturan yang berlaku dari sanksi larangan tampil di Eropa.

bagaimana pun juga pemilik baru dari milan, yang bernama Elliot management, yang juga sudah menegaskan atau mengatakan bahwa timnya tidak seharusnya di hukum oleh UEFA. dan pasalnya juga dikarenakan kesalahan ini sudah terjadi di era bos milan yang pada sebelumnya masih di pegang oleh Yonghong Li.

dilansir dari transfermarkt, dibawah li, milan yang bagaimana pun juga sudah mendatangkan 11 pemain di musim lalu dengan sudah mengeluarkan totalan rekrutan itu sebesar dengan 231 juta euro. dan sedangkan dengan pendapatan mereka yang cuman hanya mendapatkan 127 juta euro tiap bulannya.d

dan kini milan yang tengah berusaha atau mencari solusi lain sekuat tenaga untuk sebisa mungkin menghindari dari sanksi yan diakibatkan oleh FFP. dan menurut dari Football -Italia . cara termudah untuk klub-klub tersebut adalah dengan cara menyeimbangkan pengeluaran dan pendapatan yang pastinya atau bisa dibilang dengan neraca keuangan mereka , dan mereka yang juga hampir menjual semua pemain bintang mereka.

Namun akan tetapi untuk melakukan ini milan juga perlu meminta tenggat diperpanjang agar neraca keuangan mereka bisa kembali normal ataupun balance.II Diavolo Rosso yang juga sangat berharap bahwa hari ini terjadi dengan melakukan banding melalui pengadilan arbitrase olahraga (CAS).

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook