Nov
7
2018

Bapak Dan Anak Bergabung Untuk Membela Timnas Singapura


Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/situsbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 329 and defined in /home/situsbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1210

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/situsbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/situsbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1210

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/situsbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/situsbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1210

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/situsbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/situsbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1210

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/situsbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/situsbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1210

Fandi Ahmad bisa menjadi pelatih Tim nasional Singapura di Piala AFF 2018. Fandi membawa dua anaknya ke scuad.

Singapura terhimpun di Group B bersama dengan Indonesia, Thailand, Filipina, serta Timor Leste. Indonesia bisa menjadi lawan pertama dalam pertandingan yang berjalan di National Fase, Jumat (9/11/2018).

Khairul Amri, Baihakki Khaizan, Hariss Harun, serta Hassan Sunny ialah beberapa jejeran pemain senior yang dibawa Fandi. Lepas dari beberapa nama itu, ada dua anaknya yang dimasukkan Fandi ke team.

Mereka ialah Irfan Fandi (21 tahun) serta Ikhsan Fandi (19 tahun). Kedua-duanya sekarang terdaftar menjadi pemain Young Lions.

Irfan ialah pemain yang berposisi menjadi bek. Ia telah bermain untuk Tim nasional Singapura sekitar 17 kali serta melesakkan satu gol.

Ikhsan ada di pos penyerang. Ia selama ini telah main sekitar delapan kali serta cetak tiga gol.

Bekerja menjadi penyerang, telah jelas beban Ikhsan akan semakin besar. Gol-gol dari dianya pasti begitu diinginkan dapat hadir untuk memenangi Singapura di arena Piala AFF 2018.

“Selama hidup, saya telah bermain dengan desakan, sebab namanya (Fandi),” kata Ikhsan seperti diambil dari The New Paper.

“Tetapi ini panggung yang berlainan, ini satu pertandingan besar menantang tim-tim bagus. Saya duga saya akan diinginkan beberapa orang untuk cetak gol, serta menolong team. Tetapi team ini bukan sekedar tergantung pada saya, ini permainan team,” sambungnya.

Khairul Amri, yang sukses rasakan tiga titel Piala AFF menyebutkan jika Ikhsan tidak butuh menunjukkan apa pun. Bila gol hadir, makan nama Ikhsan akan melejit dengan sendirinya.

“Saya menjelaskan padanya (Ikhsan) jika Anda akan tidak rugi saat berumur 19 tahun. Anda tak perlu memberikan bukti (pada siapa juga),” kata Amri.

“Ikhsan akan menonjol bila ia sukses cetak gol pertamanya lebih awal. Semoga ia dapat cetak gol menantang Indonesia,” sambungnya.

“Bek lawan mesti kuatir dengan Ikhsan sebab ia ialah type penyerang yang berlainan dari penyerang muda yang lain. Ia kuat, ia kuat,” tegasnya.

Fandi ialah bintang sepakbola Singapura pada masa 1978 sampai 1999. Ia menolong team merampas tiga perak serta tiga medali perunggu di arena SEA Games.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook