Jul
26
2018

Catatan Kandang Semen Padang Diselesaikan oleh PSPS

Semen Padang untuk kali ke-2 tidak berhasil meneruskan trend tampilan positif selama putaran pertama Liga 2 2018. Sesudah rekor kemenangan beruntun pupus di kandang Perserang, terbaru, rekor tidak terkalahkan waktu bermain di kandang turut terkoyak.

Hal tersebut tidak lepas dari score 1-1 yang didapat anak bimbingan Syafrianto Rusli waktu menjamu PSPS Riau di Stadion H. Agus Salim, Padang, Selasa (24/7/2018).

Bermain di muka umum sendiri, pertanda tuan-rumah akan menang sebetulnya terlihat di awal-awal set pertama. Bermain mendesak, kuasai bola dan unggul satu gol di set pertama lewat eksekusi penalti Irsyad Maulana, membuat keinginan itu makin riil.

Cuma, selepas gol dari titik putih itu, tampilan Semen Padang tidak berjalan baik. Permasalahan penyelesaian akhir jadi masalah utama. Masalahnya deretan kesempatan sukses terbentuk, akan tetapi tidak berhasil dimaksimalkan.

Di set ke-2, sekurang-kurangnya keinginan menjaga kelebihan masih tetap ada karena tuan-rumah masih tetap kuasai jalannya permainan serta kembali membukukan kesempatan.

Akan tetapi, semenjak lahirnya gol balasan PSPS di pertengahan set ke-2, kans Kabau Sirah untuk melindungi keangkeran Agus Salim mulai menipis.

Hal tersebut dapat dibuktikan saat penalti ke-2 yang didapat Semen Padang pada saat injury time, yang kembali dilakukan Irsyad Maulana, tidak berhasil tembus jala gawang.

Sang kapten urung memakai kesempatan paling akhir. Sepakan yang harusnya berbuah gol, dapat dibaca penjaga gawang PSPS, Ismail Hanapi.

Syafrianto Rusli menilainya penyelesaian akhir kembali jadi permasalahan utama Semen Padang. Walau sebenarnya, sekurang-kurangnya tujuh kesempatan masak dapat digunakan bila pemain lebih tenang lagi.

” Kami tidak mujur. Kami memang tidak dapat memenangkan kompetisi, akan tetapi mujur masih tetap bisa point satu. Akan tetapi, saya menilainya tampilan pemain kami bertambah, berarti mereka main dengan kuasai semuanya lini, baik di kiri serta kanan. Hanya, telah tiba di garis 16, finishing yang agak kurang. Jadi, kami akan benahi sentuhan akhir, tetapi jika masalah organisasi permainan lumayan bagus, ” katanya.

Sesaat pelatih PSPS, Hendri Susilo, mengapresiasi hasil imbang yang didapat anak asuhnya. Usaha keras tanpa kenal capek yang dari pertama diusung, berbuah manis dengan satu point yang dibawa ke Riau.

” Ini kompetisi yang bagus. Semenjak awal kami memang membidik point di Padang. Kami bermain terbuka selama pertandingan serta melayani permainan tuan-rumah. Hasil ini begitu kami syukuri, karena usaha keras semua pemain yang tanpa kenal capek, ” papar Hendri setelah kompetisi.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook