May
10
2019

Ernesto Valverde Dianggap Buat 5 Kesalahan Besar Yang Kalahkan Barca

Ernesto Valverde menjadi target karena Barca tersingkir didalam kompetisi Liga Champions. Valverde dinilai sudah membuat sebanyak lima kesalahan besar pada saat Barca dipercundangi oleh Liverpool dengan skor telak 0-4.

Barca harus tereliminasi dari babak semifinal setelah dikalahkan oleh Liverpool dengan agregat 3-4. Dalam pertandingan leg kedua yang dilangsungkan di Anfield pada hari Rabu tanggal 8 Mei 2019 dini hari WIB kemarin, Barca gagal untuk mengimbangi permainan dengan tempo tinggi dari Liverpool sehingga mereka bisa dibobol oleh Divock Origi dan juga Giorgino Wijnaldum. Padahal Barca hanya perlu bermain imbang atau setidaknya hanya kalah paling banyak didalam laga leg kedua, namun mereka tidak berkutik sama sekali di Anfield.

Kegagalan tersebut lantas menghampus ambisi Barca untuk membawa Si Kuping Besar pulang ke Camp Nou yang dimana terakhir kali berhasil mereka menangkan pada saat musim 2014/2015 yang lalu. Sekaligus juga gagal meraih treble winner setelah sebelumnya berhasil mengunci titel juara La Liga dan juga masuk kedalam partai final Copa del Rey.

Sejumlah media di Spanyol menganalisi keputusan yang dibuat Valverde memiliki andil dalam kekalahan tersebut.

Starting yang sama seperti laga leg pertama

Barca berhasil memenangkan laga di leg pertama dengan skor 3-0, namun hasil itu tidak berarti laganya berjalan mulus dikarenakan Liverpool berhasil mendominasikan laga. Jika tidak berkat dua gol fantastis yang dicetak oleh Lionel Messi, Barca mungkin hanya dapat memenangkan laga tersebut dengan skor 1-0 saja.

Pendekatan dari manajer klub Liverpool, Juergen Klopp diklaim lebih baik daripada Barca yang kembali lagi berhasil dia buktikan pada saat pertandingan leg kedua.

Coutinho yang mendapatkan kesempatan

Meskipun Ousmane Dembele cedera, namun Coutinho juga tetap dianggap tidak seharusnya layak untuk dimainkan didalam pertandingan leg kedua yang dilangsungkan di Anfield tersebut. Sikap buruk dan juga performa yang berbanding lurus yang dia perlihatkan dalam laga tersebut menegaskan kalau pemain berkembangsaan Brasil itu tak layak punya tempat di tim itu.

Para pemain pengganti yang tak bisa berikan perubahan

Aneh disaat Barca memainkan line-up yang sama dengan apa yang mereka mainkan pada leg pertama, terlebih mereka menjadi jauh lebih baik dengan memainkan Nelson Semedo daripada Coutinho di laga Camp Nou. Hal yang sama kembali lagi terulang didalam pertandingan leg kedua yang dimana pada saat itu Arthur Melo mengganti Arturo Vidal yang sebelum akhirnya Malcom masuk untuk menggantikan Ivan Rakitic dan tak membuat kontribusi apapun.

Teggelam Dalam tekanan dan Arthur yang hanya bermain 20 menit

Barca tidak bisa keluar dari tekanan yang diberikan Liverpool dan juga Vilda harus kalah dan membuat mereka terus kehilangan bola di kandang baik dikandang ataupun tandang. Arthur yang menjadi rekrutan untuk peristiwa tersebut malah tidak dimainkan secara penuh dan baru dimasukan kedalam pertandingan pada saat pertandingan memasuki menit ke 74 meskipun dia adalah gelandang terbaik didalam penguasaan bola.

Pemain pengganti yang sama

Pada menit ke 74, Valverde menarik keluar Vidal yang dimana sedang tampil bagus dan dapat memulihkan posisi di lini tengah. Itu dikarenakan dia merupakan satu-satunya gelandang yang tidak terkena kartu kuning. Sementara Sergio Busquets dan Ivan Rakitic yang tidak bermain bagus malah tidak diganti.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook