Dec
6
2017

Football Association of Malaysia : “Bukan Hanya Polisi “

Setelah sumber Felda United mengklaim bahwa tim tersebut tersingkir dari Liga Utama Inggris karena masalah ‘polisi’, the Football Association of Malaysia (FAM) tampaknya menjelaskan bahwa ini bukan penyebab utama, bukan sikap klub sendiri.

Sekjennya Datuk Hamidin Mohd Amin mengatakan bahwa Felda United tidak mematuhi kriteria wajib yang ditetapkan di bidang keuangan walaupun banyak kesempatan diberikan kepada klub tersebut.

Menurut Hamidin, setelah Perizinan First Instance Body (FIB) FAM Club pada 24 Agustus mendefinisikan Felda United di antara kelima tim yang gagal memperoleh Lisensi Klub FAM, mereka diberi cukup ruang, kesempatan dan layanan konsultasi untuk melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

Selanjutnya, pada tanggal 28 September petugas keuangan dari Felda United dipanggil untuk bertemu dengan FAM Club Licensing Board (AB) untuk memberi tahu klub tentang masalah yang diperlukan untuk memastikan bahwa tersedia Lisensi FAM Club.

Setelah pertemuan tersebut, FAM kembali mengakui fakta bahwa Felda United perlu melengkapi dua kriteria Laporan Keuangan Tahunan (F.01) dan Laporan Keuangan Interim (F.02) untuk tujuan tersebut.

“Jelas di sini, Felda United egois, tidak serius, tidak efektif dan tidak menghormati FIB dan AB FAM Club Licensing sebagai semua saran dan pedomannya. Lisensi FAM Club,” katanya dalam sebuah pernyataan di situs FAM, Selasa.

Dia menambahkan bahwa Felda United diberi waktu sampai pukul 12.00 pada 16 Oktober 2017, dua minggu dari tanggal surat tersebut.

“Felda United hanya menanggapi surat tersebut dengan dokumen yang diminta pada pukul 11.58 pada 16 Oktober 2017, yaitu dua menit sebelum tanggal penutupan ditetapkan dengan persyaratan F.01 berhasil diselesaikan sesuai kebutuhan.

“Tapi persyaratan F.02 juga gagal diselesaikan seperti yang diceritakan, bukan hanya karena polisi pergi,” katanya.

Hamidin mengatakan penjelasan ini secara tidak langsung membuktikan bahwa keputusan FAM didasarkan pada peraturan tersebut, dan bukan penganiayaan atau favoritisme seperti yang diklaim.

Sebelumnya, laporan pers lokal Tampaknya sumber internal Felda United mengakui kekecewaannya jika operator liga lokal, The Malaysian Limited Liability Partnership (FMLLP) mengarahkan The Fighters di Liga Primer musim depan.

“Ini adalah perlakuan buruk bagi kami untuk mematikan kompetisi yang sehat di liga sepak bola kami,” kata sumber tersebut pada hari Senin.

 

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook