Jul
6
2019

Frank Lampard Mendarat Di Chelsea

Chelsea mengundang era baru setelah menunjuk Frank Lampard sebagai manajernya. Pria berusia 41 tahun yang dipinjam itu diperkirakan akan membawa perubahan pada The Blues. Chelsea secara resmi menunjuk Lampard sebagai manajer barunya untuk tiga musim berikutnya. Mantan pemain yang disetujui menggantikan Maurizio Sarri, yang musim lalu memberikan trofi Liga Eropa tetapi memutuskan untuk meninggalkan Juventus. Penampilan Lampard menimbulkan pertanyaan. Chelsea, yang merupakan salah satu tim elit di Inggris, bahkan Eropa, dan selalu membawa segudang keberuntungan. Lampard hanya berlatih dengan sukses, dengan Derby County menjadi klub pertama yang dia tangani. Caranya, ia hanya mampu membawa The Rams ke promosi ke Liga Premier. Selain itu, Lampard menjadi manajer lokal pertama yang direkrut oleh Chelsea di era yang dimiliki oleh Roman Abramovich. Biasanya, taipan Rusia yang memilih nama-nama terkenal seperti Jose Mourinho hingga Antonio Conte dijadikan manajer.

Pemilihan itu tidak lepas dari sikap Abramovich yang ingin sukses instan untuk Chelsea. Itulah sebabnya para manajer sebelumnya tidak pernah bertahan lebih dari tiga musim di Stamford Bridge. Jadi pengangkatan Lampard, meskipun banyak kemampuannya diragukan, dapat diartikan berbeda. Chelsea berusaha untuk mencapai era baru di bawah kepemilikan Abramovich. Ada beberapa alasan. Pertama, Lampard ditunjuk oleh Chelsea di tengah klub yang sulit. Setelah larangan itu dihapus, bintang itu juga meninggalkan bintang yang mengklaim sebagai Eden Hazard. Alih-alih mencari manajer untuk menyelamatkan nasibnya, Chelsea malah memilih Lampard. Klub London sepertinya ingin membuat terobosan dengan mencoba alternatif lain. Lampard juga mengenal Chelsea dengan baik. Ia menjadi legenda klub yang dimainkan sejak 2001 hingga 2014. Ia menawarkan puluhan trofi, mulai dari trofi Liga Premier hingga Liga Champions. Dan jangan lupa, Lampard adalah pencetak gol terbanyak Chelsea sepanjang masa dengan rekor 211 gol selama seragam biru London.

Selain itu, Lampard juga terbukti mampu memaksimalkan para pemain muda Chelsea. Terbukti bahwa kompilasi Lampard dapat meroket Mason Mount dan Fikayo Tomori, putus sekolah akademi Chelsea yang dipinjamkan ke Derby County musim lalu. Dengan larangan transfer larangan, Lampard diharapkan untuk memaksimalkan Chelsea dengan pemain muda. Karena itu, langkah Chelsea ini menarik untuk dinanti. “Saya pikir ini adalah periode paling mengesankan di era Roman Abramovich. Mereka memiliki klub legendaris sebagai manajer dan akan bekerja keras dengan apa yang mereka miliki,” tulis Jamie Redknapp, mantan pemain internasional Inggris yang juga sepupu dari Lampard, di kolomnya di Daily Mail.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook