May
5
2019

Jurgen Klopp sadar karena sudah merasa salah besar

Analis Sky Sports, Paul Merson menegaskan bahwa Jurgen Klopp merupakan satu-satunya pihak yang patut disalahkan terkait kekalahan Liverpool di markas Bacelona pada leg pertama semifinal Liga Champions 2018/19, Kamis (2/5) dini hari WIB kemarin. The Reds takluk dengan skor telak 0-3 dan punya tugas berat di leg kedua nanti.

Karena dengan Liverpool akan cukup tampil buruk pada di apik pertandingan. Dan sehingga mereka akan memaksa Barca bisa bermain degan pragmatis dan bertahan. Namun The Reds bahkan telah mendominasikan penguasaan bola yang yang sangat langkah di Camp Nou.

Maka dengan hasil akhir akan tetap yang paling terpenting. Mohamed Salah sudah bisa untuk mendapatkan peluang emas di akhir liga, karena akan tetapi dengan pencetak gol jagoan dari Liverpool telah di kabarkan gagal.

Jurgan Klopp sedikit menyesuaikan taktiknya pada laga ini. Roberto Firmino tidak bisa bermain karena cedera, Georginio Wijnaldum diturunkan dalam peran false nine. Perubahan ini memang diperlukan, tetapi permainan Liverpool jadi tidak maksimal.

“Dengan adanya sebuah salah satu yang harus di hantui dari kegagalan saat melawan Barcelona. Kekalahan dari Liverpool adalah kesalahan dari Jurgen Klopp.” Tegas Merson di Daily Star.

Liverpool akan segera untuk melawan Lionel Messi yang sedang berada di dalam puncak kekuatan. Namun saya kira Jurgen Klopp sudah salah membuat sebuah keputusan. Karena dia sudah memainkan Georginio Wijnaldum di bagian posisi depan.

“Dia seharusnya memainkan pemain-pemain terbaik dalam formasi terbaik ketika melawan tim terbaik di dunia. Klopp tidak bisa bermain-main.” Sambung Merson.

Menurut Merson memainkan Wijnaldum justru menghilangkan kekuatan terbaik Liverpool. The Reds dikenal dengan kecepatan menyerangnya, dan Firmino merupakan kepingan penting dalam pola permainan itu.

Barcelona kesulitan menghadapi tim yang bermain cepat dan memainkan Wijnaldum di posisi itu telah menghilangkan kekuatan terbesar Liverpool.

“Bagi saya, Liverpool sudah tersingkir, taktik dari Jurgen Klopp yang membuat mereka merugi. Saya hanya berharap itu tidak memengaruhi mereka di liga.” Tutupnya.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook