Feb
27
2020

Kekalahan 0-1 The Lilywhites di Tottenham Hotspurs Stadium

Tottenham hotspurs tumbang saat menghadapi RB Leipzig dengan skor 0-1 dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada kamis (20/02/2020) dini hari. Bermain sebagai tuan rumah di Stadion Tottenham Hotspurs tidak membuat klub berjulukan The Lilywhites ini tampil lebih dominan. Tottenham bahkan kalah dalam urusan penguasaan bola. Leipzig sampai mencatatkan 64 persen pengusaan bola di laga tersebut.

Gol Timo Werner di babak kedua menjadi pembeda usai menciptakan gol semata wayang dari titik penalti. Meski kalah, Tottenham masih berpeluang lolos ke babak berikutnya. Tottenham wajib memenangi laga tandang di markas Leipzig dengan selisih dua gol pada leg kedua, bulan depan. Gelandang Tottenham Dele Alli marah-marah di bangku cadangan usai ditarik keluar. Kamera televisi menyorot Alli yang duduk di bangku cadangan.

Pemain internasional Inggris itu memperlihatkan raut muka yang masam dengan tangan kirinya menggosok-gosok dahinya. Kemudian sebuah cuplikan menunjukkan kemarahan Alli sebelumnya. Yang pertama, pesepakbola berusia 23 tahun itu membanting sebuah botol air minum dari bangku cadangan sebelum membanting keras-keras sepatunya sehingga memantul dan bisa saja mengenai rekannya atau staf pelatih.

Bagaimanapun, tidak bisa dipungkiri bahwa Alli memang menjalani malam untuk dilupakan. Performa Alli tidak bisa dibilang bagus setelah hanya membuat 28 sentuhan pada bola dan 16 operan, jumlah paling sedikit di antara outfield player Tottenham yang menjadi starter. Alli juga tidak sekalipun melepaskan tendangan. Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengatakan, kemarahan Dele Alli bukan karena dirinya. Mourinho menyebut, Alli marah karena penampilannya jelek.

“Saya pikir dia marah dengan penampilannya, bukan dengan saya,” ucap Mourinho. “Saya pikir dia tahu mengapa saya mengganti dia dan penampilan kami kemudian membaik.” Spurs kesulitan mencetak gol setelah kehilangan dua pemain depannya, Harry Kane dan Son Heung Min. “Ada dua perspektif, sebuah tim yang menakjubkan dan pemain yang menakjubkan tapi di sisi lain anda melihat bagaiman kami saat ini,” sambung Mourinho.

“Skor 1-0 adalah 1-0, bukan 10-0. Hasilnya masih terbuka. Kami tidak akan menjadi tim pertama yang kalah 1-0 di kandang. Kami akan memenangi duel ini di laga tandang.” Mourinho menyayangkan minimnya opsi Tottenham di lini depan, ia sampai mengibaratkan Tottenham seperti bertarung dengan senjata kosong. “Inilah situasi kami, seperti pergi bertarung dengan senjata tanpa peluru. Di bangku cadangan, kami punya satu pemain menyerang yang tidak berlatih sekalipun bersama kami dan seorang winger. Kami dalam situasi yang sangat sulit, jadi saya sangat bangga dengan para pemain.”

“Yang membuat saya khawatir adalah ini akan jadi situasi yang harus kami hadapi sampai akhir musim. Kalau ini cuma sampai beberapa pertandingan, masih oke lah. Bicara soal Liga Champions, pertandingan berikutnya melawan Leipzig, satu hal yang bisa saya jamin adalah, meski saya tidak tahu siapa yang bermain di lini serang, kami akan ke sana untuk bertarung,” katanya. Kekalahan atas Leipzig ini menmperpanjang rekor buruk Mourinho di fase knock out Liga Champions.

Manajer berusia 57 tahun itu sudah 7 kali beruntun gagal menang di babak tersebut. Mourinho sudah menelan 4 kali kekalahan bersama Chelsea, 2 kali di Manchester United, dan yang terbaru bersama Tottenham. Opta mencatat Mourinho kini sudah tiga kali menelan kekalahan saat bertanding di laga kandang leg pertama fase knock out. Sebelumya, Mourinho pernah merasakan kekalahan tersebut bersama Chelsea dan Real Madrid, dengan dua-duanya berakhir dengan tersingkir.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook