Nov
1
2017

KLFA Targetkan Lima Grup Teratas

Asosiasi Sepak Bola Kuala Lumpur (KLFA) yang memenangkan Liga Utama 2017 bertujuan untuk menjadi lima besar Liga Super musim depan. Tengku Adnan Tengku Mansor mengatakan bahwa target tersebut bukanlah sesuatu yang tidak mungkin ditemukan karena KLFA telah menunjukkan kinerja terbaik mereka di tahun 80an.

“Kami telah menjadi juara di tahun 80an dan saya percaya bahwa jika semua pemain bekerja keras, kami bisa mencapai lima besar,” katanya kepada media pada presentasi Piala Liga 2017 pada hari Selasa.

Dia, yang juga Menteri Wilayah Federal, mengatakan bahwa masalah keuangan saat ini tidak menjadi masalah bagi tim karena bersedia membantu namun mencari sponsor lainnya.

“Sejauh ini semuanya berjalan lancar dengan pengelolaan tim dengan hati-hati dan tidak menghamburkan uang secara boros,” katanya.

Pada masalah lapangan sepak bola di Stadion Sepak Bola Kuala Lumpur, Tengku Adnan mengatakan stadion tersebut diperkirakan akan siap untuk digunakan akhir tahun ini.

“Kami berharap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akan menyetujui penggunaan lapangan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh FAM. Saya sangat yakin akhir tahun ini, lapangan akan bisa menggunakan tim KLFA dan juga memungkinkan klub lain dan Wilayah Federal memiliki pertandingan sepak bola di sana,” katanya.

Dalam berita lain, Setiap tim yang tampil sebagai juara di liga manapun yang berlaga di seluruh dunia akan terhanyut oleh fans dalam suasana hati yang gemilang.

Namun berbeda dengan tim Kuala Lumpur yang dinobatkan sebagai juara Premier League 2017 saat pawai mereka bersama piala di sekitar ibukota sekitar jam 2 siang hari Selasa terasa hambar. Prosesi piala tersebut harus memberi para pendukung lokal dukungan yang tak kenal lelah dan setia di belakang mereka untuk merayakan kesuksesan mereka.

Dengan video berdurasi 18 menit yang diunggah di Facebook Kuala Lumpur Facebook, City Boys pada hari Selasa melihat sorak sorai yang terdengar di kalangan pemain dan manajemen tim. Prosesi tersebut bisa dianggap sebagai peradaban paling hina di dunia saat tidak ada pendukung hadir meramaikan momen bersejarah tersebut.

Namun, tim mencoba mengubah suasana pawai dengan melambai ke kerumunan saat mereka memenangkan piala yang mereka menangi. Netizen yang menonton video live juga memberi berbagai reaksi tentang arak-arakan. Tapi ada netizens yang mengucapkan selamat kepada Kuala Lumpur atas keberhasilan mereka musim ini.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook