Sep
5
2019

Mauro Icardi Senang Pindah PSG, Neymar Marah Gagal Perkuat Barcelona

Mauro Icardi benar-benar suka serta bangga dapat jadi rekanan segrup Neymar di Paris Saint-Germain. Pemain dari Argentina itu merapat ke PSG dengan status utang sampai 30 Juni 2020 dengan pilihan permanen di akhir musim ini.

Icardi merasakan spesial dapat bermain dengan deretan pemain top, terutamanya Neymar serta Edison Cavani yang disebut pemain dari benua Amerika.

“Bermain bersama dengan mereka ialah rintangan. Saya benar-benar suka mempunyai peluang untuk bermain di level paling tinggi serta masuk dengan Paris Saint-Germain. Terima kasih sudah memberikan saya peluang,” kata Icardi, mencuplik dari situs sah PSG, Selasa (3/9/2019).

“Saya mengenal kebanyakan orang Argentina di sini, serta Edinson Cavani. Saya mengenal Neymar. Saya merasakan benar-benar spesial tahu akan bermain dengan mereka. Ini adalah kepindahan yang luar biasa untuk saya sendiri dan saya sudah tidak sabar untuk segera bermain dengan para pemain hebat itu,” katanya.

Mauro Icardi jadi jalan keluar buat PSG untuk isi kekosongan posisi serang. Karena, tiga striker jagoan PSG tengah dirundung luka, yaitu Neymar, Edison Cavani, serta Kylian Mbappe.

Mauro Icardi memiliki pengalaman di Italia sesudah bela Inter Milan sepanjang enam musim dengan mencatatkan 124 gol dari 219 tampilan.

Sekarang, pemain dari Argentina itu akan hadapi penjelajahan baru di Ligue 1. Icardi menerangkan dikit ketidaksamaan Serie A serta Ligue 1.

Icardi sering kesusahan untuk cetak gol waktu berbaju Inter Milan serta ia akan coba mencatat semakin banyak gol dengan gampang di Prancis.

“Serie A mempunyai rekam jejak benar-benar defensif. Benar-benar susah untuk cetak gol. Saya tidak sabar untuk bermain saat ini di liga Prancis. Saya tidak sabar untuk belajar serta hadapi rintangan baru ini dengan cara langsung,” sebut Icardi.

Sedang itu, Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, diberitakan murka sesudah impiannya kembali pada Barcelona tidak terjadi pada bursa transfer panas musim ini.

Sampai penutupan bursa transfer pemain, Senin (2/9/2019), kepindahnya Neymar tidak terwujud. Pemain dari Brasil itu harus tetap harus melanjutkan profesi di PSG.

Di hari Selasa (3/9/201), Neymar paling tidak harus menanti sampai bursa transfer Januari untuk coba kembali keluar dari Parc des Princes. Walau sebenarnya, semenjak awal musim panas Neymar telah ngotot ingin kembali pada Nou Camp yang ditinggalkannya dua tahun kemarin.

Negosiasi ke-2 club tidak sampai titik jumpa sampai tenggat transfer. PSG minta Barcelona membayar penuh transfer Neymar. Di lain sisi, El Barca cuma ingin membayar dengan beberapa uang plus penambahan pemain.

Saat pertama kali tahu negosiasi buntu, Neymar diberitakan meledak kemarahannya. Ia bahkan juga disebut ingin keluarkan penambahan uang dari kantongnya sendiri untuk pastikan kepindahnya itu masih terealisasi.

Bos PSG, Nasser Al-Khelaifi, diberitakan ngotot untuk menjaga sang pemain. Bahkan juga, ia tidak mempedulikan saat Neymar terus menekan sampai menit-menit paling akhir interval transfer untuk wujudkan kepindahannya ke Barcelona.

Masih bertahan di PSG bukan pilihan yang menyenangkan buat Neymar. Hubungan dengan club terlanjur rusak sejak rumornya ingin geser kencang berembus.

Neymar bahkan juga tidak pernah di turunkan pada pertandingan PSG musim ini. Nasibnya digantung PSG sampai waktu depannya jelas.

Jalinan Neymar dengan supporter PSG lebih buruk. Beberapa fans bahkan juga terus-terang menekan club agar segera menjual sang pemain.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook