Sep
27
2019

Penampilan Pemain Belia Liverpool Buat Klopp Terdiam

 

Manager Liverpool, Jurgen Klopp, akui senang dengan tampilan pemain muda teamnya waktu bertemu Milton Keynes Dons, pada set ke-3 Piala Liga Inggris, Rabu (25/9/2019).

Melawat ke tempat Milton Keynes di Fase mk, Klopp turunkan empat pemain muda semenjak menit awal, yaitu Rhian Brewster-19 tahun, Curtis Jones-18 tahun, Ki-Jana Hoever-17 tahun, serta Harvey Elliott-16 tahun.

Ke empat pemain itu juga dapat menunjukkan perform paling baik. Elliott melepas empat tembakan yang dua salah satunya mengenai mistar gawang.

Selain itu, Brewster lakukan empat tendangan, Jones yang melepas empat tembakan serta dua ke arah gawang, dan Hoever yang mencatat dua tekel sukses serta 3x memenangi duel udara.

Serta, bola hasil tandukan Ki-Jana Hoever sukses menjebol gawang Milton Keynes Dons di menit ke-69. Liverpool juga menang 2-0 atas Milton Keynes, sebelumnya setelah James Milner cetak gol di menit ke-41.

Tampilan pemain muda Liverpool membuat Klopp merasakan suka. Baginya, bintang-bintang muda The Reds memerlukan peluang untuk tampil, untuk menunjukkan potensi serta meningkatkan jam terbang.

“Tapi, penting buat kami untuk masih lakukan permainan semacam ini, jika kami cukup berani untuk memain beberapa pemain muda,” tutur Klopp.

“Kami tidak di sini dengan daftar pemain ini, bukan lantaran kami tidak menghargai persaingan, kami di sini untuk memenangi laga, tidak ada fakta lain,” sambungnya.

“Jadi saya betul-betul suka kami melalui ini hari secara baik, sangat bagus saat beberapa pemain muda rasakan sepak bola yang sebenarnya, itu penting,” tutur manager asal Jerman itu.

Karena hasil ini, Liverpool maju ke set ke empat Piala Liga Inggris. The Reds akan bertemu Arsenal di Stadion Anfield pada 30 Oktober akan datang, untuk merebutkan ticket ke perempat final Piala Liga Inggris.

Jurgen Klopp, menjelaskan jika kunci kesuksesan teamnya tampil berkelanjutan tidak terlepas dari rasa kebersamaan beberapa pemain. Klopp mengatakan jika semua pemain Liverpool mengerti jika mereka ialah sisi dari team, meskipun tidak mendapatkan peluang bermain yang seragam.

Liverpool memuncaki klassemen sesaat Premier League sesudah melalui enam laga. The Reds menyapu bersih point melalui perform yang efisien.

Meskipun sudah sempat kalah di Liga Champions dari Napoli, Liverpool masih konsentrasi mendapatkan hasil postit di Premier League. Klopp menjelaskan jika visi semua scuad The Reds ada di halaman yang sama.

“Langkah kami berkembang dengan mengerti kunci serta kekuatan dari semua scuad. Prinsipnya ialah sebelum kami mati, kami masih dapat berkembang. Kepercayaan itu yang digenggam oleh semua scuad. Mereka tetap mempunyai peluang untuk tampil bela Liverpool,” tutur Klopp.

“Semua pemain mengerti jika tempat mereka tidak aman. Akan ada pemain lain yang dapat menggantikannya, bagaimana juga triknya, entahlah hasilnya efisien ataukah tidak. Tapi, tentu ada yang gantikan.”

“Hal tersebut sebagai rintangan dengan ada di Liverpool,” papar Klopp.

Jurgen Klopp mempunyai pemain jagoan di Liverpool, yakni Mohamed salah, Roberto Firmino serta Sadio Mane. Tetapi, Klopp masih siap memberi peluang pada Divock Origi, Xherdan Shaqiri, Alex Oxlade-Chamberlain, serta Adam Lallana.

Jurgen Klopp mengutarakan satu antara kunci kebangkitan Liverpool dengan terciptanya ruangan ubah yang serasi. Ia memandang anak asuhannya sama-sama merajut jalinan lumayan baik.

Tidak hanya sukses mengolah permainan, Jurgen Klopp sukses membuat situasi serta jalinan serasi dalam team. Hingga beberapa pemain The Reds dapat lebih nikmati permainan.

“Jalinan antarpemain benar-benar dekat keduanya serta tidak ada ketidaksamaan besar antara mereka, jadi itu bagus,” tegas Jurgen Klopp.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook