Mar
11
2020

Tottenham disingkirkan Norwich lewat adu penalti

Perjalanan Tottenham Hotspur di Piala FA musim ini mesti berhenti di babak kelima. Menghadapi Norwich City, The Lilywhites kalah dalam drama adu penalti 2-3. Tottenham menjamu Norwich di Tottenham Hotspur Stadium, Kamis (5/3/2020) dini hari WIB dalam babak kelima Piala FA. Tim tuan rumah mampu unggul di menit ke-13 lewat gol Jan Vertonghen usai meneruskan tendangan bebas Giovani Lo Celso dengan sundulan. Norwich kemudian membalas di babak kedua tepatnya menit ke-78, lewat Josip Drmic.

Pada babak perpanjangan waktu skor 1-1 tetap bertahan hingga memasuki babak penalti. Tottenham harus tersingkir usai kiper Norwich berhasil menggagalkan tendangan Troy Parrott dan Gedson Fernandes. Tendangan Erick Lamela pun menerpa tiang. Manajer Tottenham, Jose Mourinho berkeluh kesah atas kekalahn ini. “Pertandingan yang sulit, saya pikir kami tak pantas mendapat hasil seperti ini. Tapi, inilah sepakbola,” ujar Jose Mourinho. Jose Mourinho menyebut, timnya sedang dilanda badai cedera. Skuat yang ada pun harus dirotasi untuk bisa beristirahat demi tampil maksimal.

“Steven Bergwijn terlalu banyak bermain, Lucas Moura, dan Harry Winks selalu main terus. Saya tidak mau menyalahkan pemain, saya bersama mereka. Mereka mencoba hal-hal yang fantastis, tapi kini saya benar-benar ikut sedih, sangat sedih. Selamat untuk Norwich,” tutupnya. Mourinho boleh menahbiskan diri sebagai salah satu manajer tersukses di dunia. Tapi, bicara soal adu penalti, Mourinho justru sering bernasib sial. Dari sembilan kesempatan adu penalti, Mourinho cuma memenanginya sekali bersama Inter Milan pada Piala Super Italia 24 Agustus 2008, saat mengalahkan AS Roma dengan skor 6-5.

Bagi Mpurinho, kekalahan dari Norwich adalah kali keempat berturut-turut. Sebelumnya, Tottenham Hotspur ditandukkan RB Leipzig di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada 20 Februari, kemudian dikalahkan Chelsea 1-2 di Liga Inggris pada 22 Februari dan selanjutnya oleh Wolves 2-3 di kandang sendiri pada 1 Maret kemarin. Usai laga, Gelandang Tottenham, Eric Dier ribut dengan pendukung tuan rumah di tribune. Dier naik ke tribune dengan melompati papan iklan, dan mengejar fan tersebut di atas. Dier marah karena kabarnya dihina oleh fans tersebut.

Dalam video-video yang beredar di media sosial, Dier tampak gusar. Petugas keamanan sampai harus menjaganya dengan ketat agar tidak bisa mengejar fans tersebut, yang diketahui langsung meninggalkan stadion. Tindakan itu membuat Dier terancam sanksi. Gelandang Timnas Inggris itu berpotensi kena hukuman dari klub dan FA. Sementara manajer Tottenham, Jose Mourinho, tak terlalu mempermasalahkan sikap Dier. Ia memaklumi apa yang pemainnya lakukan sebab sudah dihina-hina.

“Saya rasa Eric melakukan apa yang tak boleh dilakukan oleh para profesional, tapi akan dilakukan oleh kita semua. Saya ulangi, para pemain profesional tak bisa melakukannya,” katanya. “Tapi saya ulangi bahwa saya bersama pemain ini dan memahaminya. Fans ada bersama tim sampai tendangan penalti terakhir yang kami lewatkan. Orang ini menghina Eric. Keluarganya ada di sana, adiknya tak senang dengan situasi tersebut,” ungkap Mourinho.

Atas tindakan itu, bisa saja Dier dihukum klub. Tapi Mourinho menegaskan, bahwa kendati sang pemain salah, ia tak akan sepakat jika sampai ada hukuman. “Kalau klub melakukan itu, saya tak akan setuju. Tapi ya dia memang salah,” tandasnya.  “Orang-orang yang ada di posisi-posisi istimewa di lorong stadion ini, tentu saja beberapa adalah fan Tottenham. Tapi saya rasa banyak korporat, undangan, orang-orang dengan status tinggi di sana dan mungkin ini jadi tempat di stadion di mana saya terkadang ragu apakah mereka benar-benar fan Tottenham. Karena fan yang sesungguhnya adalah yang mendukung anak-anak sampai titik terakhir,” cetus Mourinho.

Comments are closed.

Situs Utama Kami

Live Chat Support

Arsip Berita

SitusBetting Facebook